IMG-20220426-WA0025
507d7483
rino 2
jepitu
sidoharjo
kemadang
20220420_092859_0000_copy_1004x364
jpg_20220417_122805_0000_copy_1004x364
bal
jumiran
jpg_20220424_111119_0000_copy_1600x900
20220425_203738_0000_copy_1600x900_copy_1024x364
IMG-20220427-WA0025
IMG-20220429-WA0003_copy_1600x900
iklan

Tak Hanya Zona Capaian Rendah, Vaksinasi Kolaborasi Genjot Wilayah Capaian Sedang

Saptosari, (suara-gunungkidul.com)–Pemerintah terus menuntaskan vaksinasi booster meskipun kegiatan sudah dilakukan pelonggaran. Selasa (28/06/2022) Dinas Kesehatan bekerjasama dengan BIN DIY terus menyisir di wilayah capaian rendah maupun sedang. Salah satunya di Kapanewon Saptosari.

“Kami terus melakukan vaksinasi demi meningkatkan capaian booster di Kabupaten Gunungkidul semakin meningkat, sebagaimana vaksinasi yang telah dilaksanakan di Kapanewon Gedangsari kemarin yang diikuti dengan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi bahkan Wakil Bupati Gunungkidul ikut hadir dalam pelaksanaannya. Antusiasme warga masyarakat cukup tinggi sehingga diharapkan wilayah lain dapat mengikuti dengan baik sehingga capaian vaksinasi booster,”kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul Dewi Irawaty di Puskesmas Saptosari.

Sementara itu Perwakilan BIN DIY Eko Susilo mengatakan bahwa salah satu penyebab Kabupaten Gunungkidul termasuk wilayah capaian rendah pada vaksinasi dosis ketiga (Booster) karena dipengaruhi masih banyaknya wilayah dengan tingkat capaian sedang di bawah 30 persen. Menurutnya total capaian 30 persen saat ini, baru 5 wilayah Puskesmas yang memiliki capaian di atas 30 persen.

“Selain ada 5 wilayah dengan capaian di bawah 20 persen, terdapat 20 Puskesmas yang masih di kisaran 21 sampai 29 persen”, katanya.

Pihak ya terus memprovokasi wilayah dengan capaian rendah, BIN dan Dinkes juga melakukan peningkatan di zona capaian sedang.

“Dengan percepatan di zona capaian rendah dan peningkatan di wilayah dengan capaian sedang, diharapkan rerata capaian vaksinasi Booster di kabupaten Gunungkidul kian tinggi,”terangnya.

Sebelumnya, pada rapat evaluasi lintas sektor untuk percepatan dan penuntasan vaksinasi Booster Gunungkidul, BIN memberi paparan bahwa selain tingkat animo masyarakat yang mulai menurun, terdapat beban capaian yang tidak merata. “Puskesmas dengan capaian tinggi ikut terbebani mayoritas wilayah dengan capaian sedang dan rendah.

“Model treatment percepatan yang kita tawarkan adalah akselerasi wilayah rendah dan sedang ini. Selain tetap mengawal percepatan di sisi Utara, hari ini Tim Mobile Vaksin BIN bersama Dinas Kesehatan kembali menggarap kawasan selatan yang rata rata memiliki capaian sedang. Saptosari yang disasar pertama,”tandasnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA