IMG-20220426-WA0025
507d7483
rino 2
jepitu
sidoharjo
kemadang
20220420_092859_0000_copy_1004x364
jpg_20220417_122805_0000_copy_1004x364
bal
jumiran
jpg_20220424_111119_0000_copy_1600x900
20220425_203738_0000_copy_1600x900_copy_1024x364
IMG-20220427-WA0025
IMG-20220429-WA0003_copy_1600x900

Sidang Putusan Kasus Korupsi Pembangunan Kantor Lurah Baleharjo, Agus Setyawan Divonis Setahun Penjara

Wonosari, (suara-gunungkidul.com)–Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Yogyakarta menjatuhkan vonis hukuman penjara bagi Lurah Baleharjo, Kepanewon Wonosari Agus Setyawan. Agenda sidang pembacaan putusan dilaksanakan pada Selasa lalu (14/12/2020). Persidangan belum incraht lantaran Agus masih belum menerima putusan dan menyatakan pikir – pikir.

Kepala Kejaksaan Negeri Wonosari Koswara mengatakan, Agus Setyawan mendapatkan vonis hukuman selama 1 tahun kurungan penjara dari majelis hakim. Vonis tersebut menurut Kajari lebih ringan dibandingkan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut terdakwa kasus korupsi pembangunan Balai Kalurahan itu selama 1 tahun 6 bulan.

“Yang bersangkutan masih pikir – pikir atas putusan majelis hakim, “kata Koswara, Jumat (18/12/2020).

Koswara mengatakan, sebelumnya Lurah Baleharjo Agus Setyawan ditetapkan menjadi tersangka kasus korupsi pembangunan kantor Balai Kalurahan yang dilaksanaka pada tahun 2014 lalu. Akibat ulahnya melakukan korupsi tersebut, Negara mengalami kerugian sebanyak Rp 353 juta dari nilai pagu anggaran sejumlah Rp 1,4 miliar.

“Yang bersangkutan sudah mempunyai itikad baik mengembalikan kerugian negara,”imbuhnya.

Lanjut Koswara, jika nantinya Agus menerima putusan dari majelis hakim maka dia akan menjalani hukuman dipotong sisa masa tahanan. Namun jika akan banding maka vonis yang diterima Agus bisa lebih berat, sama atau akan lebih berat.

“Dia (Agus) ditahan di Lapas Yogyakarta sejak tanggal 29 Juli 2020 lalu, “imbuhnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA