IMG_20220813_081313_copy_715x315
IMG_20220814_231753_copy_715x315
IMG_20220814_222054_copy_715x315
IMG_20220815_001804_copy_715x315
IMG_20220819_075457_copy_715x315

PSSI Gunungkidul Wacanakan Garap Stadion Gelora Handayani Lebih Profesional

Wonosari, (suara-gunungkidul.com)–Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Gunungkidul mewacanakan menggarap stadion Gelora Handayani lebih profesional. Rencana tersebut diungkapkan oleh Ketua Askab PSSI Gunungkidul, Joko Pitoyo saat melakukan audensi dengan Bupati Gunungkidul Sunaryanta dan Sejumlah Kepala OPD di Ruang Rapat Bupati, Senin (14/93/2022).

Jokpit sapaan akrabnya menyampaikan sejumlah hal yakni wacana tentang pengambilan alih pengelolaan Stadiun Gelora Handayani untuk kepentingan olahraga khususnya Sepakbola.

“Saat rapat koordinasi dengan Koni, wacana ini sudah saya lontarkan. Sebagian Pengcab setuju. Nanti akan kita buat sekretariat bersama dengan menggunakan salah satu ruang di stadiun,” kata Joko.

Menurutnya hal tersebut membutuhkan koordinasi dengan pengcab lain untuk menggarap stadiun kebanggaan warga Gunungkidul ini. Pemakaian stadion dikatakannya tidak hanya untuk sepak bola tapi dipergunakan untuk cabor lain seperti atletik.

“Memang butuh koordinasi pak Bupati, namun kita sudah menyiapkan beberapa lokasi di kawasan stadiun, contohnya untuk cabor lempar lembing, nanti akan kita tempatkan di sebelah utara sehingga tidak merusak lapangan,” terangnya.

Selain itu untuk meningkatkan kualitas persepakbolaan di Gunungkidul, PSSI sudah berkerjasama dengan Asprov PSSI DIY akan menggelar kursus kepelatihan lisensi D. Ada sebanyak 30 peserta yang akan mengikuti pelatihan tersebut. Pelatihan akan dimulai tanggal 20 Maret 2022 mendatang.

“Dari 62 club baru ada 16 orang yang memiliki lisensi D. Ini masih sangat minim. Kita memberikan subsidi kepada peserta yang akan mengikuti sebesar Rp. 1 juta rupiah per orang,” paparnya.

Sementara Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Hari Sukmono mengatakan, pengelolaan Stadiun Gelora Handayani secara regulasi dan aturan akan dibicarakan dengan BKAD. Pihaknya mendukung pengelolaan stadiun di garap secara profesional. Selain untuk menunjang latihan atlet juga dapat memberikan pemasukan pada daerah.

“Stadiin penggunaanya tidak hanya PSSI tapi nanti bisa kita sinkronkan, masalah pembagian lokasi, pembagian waktu maupun pembagian lainnya,” kata Hari.

Sementara Bupati Gunungkidul, Sunaryanta menanggapi bahwa minay warga untuk menekuni olahraga cukup tinggi. Diakuinya masih banyak fasilitas yang kurang memadai khususnya untuk beberapa cabang olahraga. Sehingga pihaknya berharap adanya dinas baru, Dinas Pemuda dan Olahraga lebih fokus dan menjadi penjembatan kekurangan yang ada.

“Kita memiliki modal semangat yang tinggi. Pada prinsipnya saya mendukung, yang paling penting inisiatif, terobosan, jejaring supaya terus dikembangkan. Sehingga harapan kita ke depan tentang fasilitas untuk para atlet ini akan terpenuhi,”tegas Bupati.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA