IMG-20220426-WA0025
507d7483
rino 2
jepitu
sidoharjo
kemadang
20220420_092859_0000_copy_1004x364
jpg_20220417_122805_0000_copy_1004x364
bal
jumiran
jpg_20220424_111119_0000_copy_1600x900
20220425_203738_0000_copy_1600x900_copy_1024x364
IMG-20220427-WA0025
IMG-20220429-WA0003_copy_1600x900
iklan

Prihatin Banyak Pernikahan Dini, PA dan Pemkab Melakukan Perjanjian Kerjasama

Wonosari, (suara-gunungkidul.com)–Maraknya pernikahan dini yang sering terjadi di Gunungkidul menjadi keprihatinan sejumlah pihak. Pengadilan Agama Wonosari bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melakukan Perjanjian Kerja sama tentang Rencana Kerja Pencegahan Perkawinan Usia Anak di Kabupaten Gunungkidul, Rabu (13/07/2022).

Penandatanganan perjanjian ini disebut sebuah bentuk kepedulian dan kekhawatiran Pengadilan Agama Wonosari, pasalnya setelah ada perubahan pada tahun 2019 mengenai batas minimal menikah, terjadi peningkatan pengajuan dispensasi pernikahan dibawah umur.

Ketua Pengadilan Agama Wonosari
Rogaiyah menyampaikan, dengan penandatanganan kerja sama ini adalah bentuk dari perhatian dan rasa khawatir kepada masyarakat akan pengajuan pernikahan dibawah umur.

“Pengadilan Agama Wonosari bekerja sama dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta dengan dinas terkait lainnya untuk menekan tingginya tingkat pengajuan pernikahan dibawah umur ini,”katanya.

Dia juga menuturkan pentingnya penekanan ini karena menyangkut aspek pendidikan, kesiapan mental, ekonomi serta kesehatan dan kesiapan untuk membina rumah tangga.

Dengan perjanjian rencana kerja ini harapannya kedepan bisa mewujudkan Gunungkidul daerah ramah anak.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gunungkidul Drajad Ruswandono dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Pengadilan Agama Wonosari yang telah mengajak bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul.

Pernikahan dini ini menjadi perhatian bersama baik Pemerintah maupun Masyarakat, dengan menggandeng Dinas terkait, rencana kerja pencegahan perkawinan usia anak oleh Pengadilan Agama Wonosari.

“Pernikahan dini ini sebenarnya rawan sekali, karena dari kedua pasangan belum sepenuhnya matang dalam hal membina rumah tangga, seperti ekonomi, kesiapan mental dan kesehatan karena jika memiliki anak rentan terkena stunting, ”

Ia juga berharap sinergitas seperti ini dapat terus berlanjut guna mewujudkan Gunungkidul ramah anak.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA