IMG-20220426-WA0025
507d7483
rino 2
jepitu
sidoharjo
kemadang
20220420_092859_0000_copy_1004x364
jpg_20220417_122805_0000_copy_1004x364
bal
jumiran
jpg_20220424_111119_0000_copy_1600x900
20220425_203738_0000_copy_1600x900_copy_1024x364
IMG-20220427-WA0025
IMG-20220429-WA0003_copy_1600x900
iklan

Peletakan Batu Pertama Pembangunan JUT, Telaga Ngurik Bakal Punya Jalan Anyar

Panggang,(suara-gunungkidul.com)—Padukuhan Waru Kalurahan Girisekar Kapanewon Panggang mendapat program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Tahun 2022 dari pemerintah Provinsi sebesar 175.000.000,- dana ratusan juta tersebut menurut ketua TPK Kalurahan Girisekar Sutrisno akan digunakan untuk membangun Jalan Usaha Tani ( JUT ) sepanjang 325 Meter, dengan sistem padat karya oleh warga setempat.

Peletakan batu pertama dilakukan oleh Lurah Girisekar, Kapanewon Panggang dilaksanakan pada Kamis,26/05/2022 yang dihadiri unsur Kapanewon, Kalurahan dan masyarakat setempat, Sutrisno yang juga Pangribto Kalurahan Girisekar selain menjelaskan program yang diterima juga berharap agar program tersebut bermanfaat bagi warga Padukuhan Waru, karena menurutnya selama ini warga berharap memiliki jalan menuju Telaga Ngurik.

“Kami berharap pengerjaan JUT bermanfaat bagi masyarakat, karena pekerjanya juga warga setempat, sehingga harapan warga memiliki jalan menuju telaga bisa tercapai sehingga warga senang karena merasa diperhatikan,” ujarnya.

Pembangunan jalan menuju Telaga Ngurik Padukuhan Waru, Kapanewon Panggang selama ini sangat diinginkan oleh warga, hal itu terlihat kehadiran warga menyaksikan peletakan batu pertama oleh Lurah Girisekar Sutarpan begitu banyak warga yang datang, bahkan mereka rela iuaran mengadakan kenduri dan ingkung agar pelaksanaan pembangunan jalan menuju Telaga Ngurikk berjalan lancar tanpa hambatan sehingga warga tidak kesulitan lagi menuju Telaga dan juga ladang yang selama ini masih di sakralkan warga setempat.

Dukuh Waru yang Anto saat dibincangi wartawan mengaku bersyukur, Anto juga berharap agar warga nantinya bisa menjaga jalan tersebut untuk kepentingan bersama, sehingga pembangunan JUT bisa digunakan lebih lama.

“Bersyukur aja, semoga bermanfaat bagi warga, dan warga juga bisa menjaga jalan tersebut sehingga jalan bisa bertahan lama,” singkatnya.

Setelah peletakan batu pertama oleh Sutarpan, pembamgunan jalan akan terus berlanjut dengan sistem padat karya dengan memberdayakan warga setempat, dengan program tersebut warga Padukuhan Waru mendapat dua keuntungan, pertama miliki jalan kedua mereka juga mendapat pekerjaan dan penghasilan.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA