IMG_20220813_081313_copy_715x315
IMG_20220814_231753_copy_715x315
IMG_20220814_222054_copy_715x315
IMG_20220815_001804_copy_715x315
IMG_20220819_075457_copy_715x315

Wabup Serahkan Bantuan Benih Jagung Hibrida Varietas RK457 Untuk 1000 Ha Petani Gunungkidul

Wonosari,(suara-Gunungkidul.com)—Untuk meningkatkan indeks pertanaman (IP) pemerintah memberikan bantuan berupa pembagian benih jagung hibrida varietas RK457 yang secara simbolis diserahkan oleh Wakil Bupati Heri Susanto didampingi Sekertaris Dinas Pertanian Gunungkidul, Selasa (26/10)

Bantuan benih jagung tersebut dari Direktorat Perbenihan Dirjen Tanaman Pangan RI untuk lahan seluas 1000 hektar di Kabupaten Gunungkidul. Adapun pembagian benih jagung kali ini diberikan kepada 3 kapanewon yaitu Playen, Ponjong dan Rongkop. Kapanewon Playen dibagikan 1 ton 155kg untuk 67 hektar , kapanewon ponjong 1,7 ton 770 kg untuk 118 hektar, dan kapanewon Rongkop 2 ton 220 kg untuk 148 hektar. Adapun nantinya benih jagung ini juga akan dibagikan untuk 9 Kapanewon di Gunungkidul.

Dalam kesempatan ini Wakil Bupati Heri Susanto menyampaikan bahwa bantuan benih jagung ini bersyarat, salah satunya adalah bagaimana bisa meningkatkan Indeks pertanaman dan menambah areal pangan.

“Satu hal yang penting memang bantuan untuk meningkatkan produktivitas jagunh ini bersyarat, salah satunya bagaimana bisa meningkatkan IP dan menambah areal pangan, sehingga alokasi 1000 hektar ini nanti akan didistribusikan kepada kelompok tani yang memang represtantif yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan,”ungkap Wakil Bupati

Lebih jauh Heri Susanto menyampaikan bahwa dengan produksi jagung lokal sendiri akan lebih representatif karena dari segi produksi dan transportasi akan lebih efektif sehingga pada akhirnya harga benih jagung di Gunungkidul tidak terlalu tinggi.

“Nanti bantuan jagung ini hasil produksinya bisa dijual ke peternak lokal dan harapannya kami selaku pemerintah bisa dijual untuk saudara kita dengan harga di bawah pasa,” tambahnya

Adapun potensi jagung di Gunungkidul sendidi hampir mencapai 45000 hektar. Untuk 40000 hektar ada di mumsim tanam pertama dan 5000 hektar asa di musim kedua setelah musim panen. Hal tersebut disampaikan langsunh oleh Sekertaris Dinas Pertanian Gunungkidul Raharjo Yuwono.

“Jadi sampe dengan februari diharapkan panen 40000 hektar kemudian maret sampe juni bisa panen 5000 hektar dan sisanya 1000 hektar di bulan juli sampe september
Produksinya bisa mencapai antara 230ribu ton pipil kering 275ribu ton pipil kering,” tutup Raharjo

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA