banner1
banner2
banner3
banner4
banner5
banner6
banner7
banner9
banner10
banner11

Varietas Bawang Yang Berasal Dari Gunungkidul Mendapat Pengakuan Kementrian Pertanian

Wonosari, (suara-gunungkidul.com)–Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVT) Kementrian Republik Indonesia memberikan pengakuan terhadap dua varietas bawang lokal dari Kabupaten Gunungkidul. Dua varietas bawang tersebut telah diidentifikasi sebagai sumber genetik lokal dari Gunungkidul.

Kepala Balai Pengkajian dan Penerapan Teknologi Pertanian (BPTP) DIY, Suharsono mengatakan bahwa, kedua varietas bawang tersebut dinamakan bawang merah Banyubening Handayani dan bawang putih Lumbu Putih Handayani.

“Dua jenis bawang lokal ini memiliki ciri khas tersendiri. Yakni rasa dan aroma yang sangat kuat meski ukurannya kecil,”ujar Suharsono melalui keterangan resminya, Minggu (21/02/2021).

Dia menambahkan, varietas bawang jenis lumbu Putih Handayani memiliki keunggulan, yakni mampu dibudidayakan di daerah dataran rendah. Keunggulan tersebut sangat berbeda dengan varietas bawang putih lainnya yang tumbuh di dataran tinggi.

“Lebih disukai konsumen karena rasa dan aromanya kuat,”terangnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul Bambang Wisnu Broto mengungkapkan, hingga saat ini telah ada sejumlah 7 varietas lokal Gunungkidul yang sudah mendapat pengakuan. Dari jumlah tersebut diantaranya telah mendapatkan pengakuan pada 2020 lalu. Menurut Bambang sejumlah varietas lokal tersebut adalah Padi Ketan Serang Handayani, Padi Ketan Waler Handayani, dan Padi Dewi Mayang Handayani. Sementara dua lainnya adalah Ubi Kayu Ketan Bima Sena dan Bawang Merah Saptosari.

“Dengan pengakuan varietas ini iharapkan mampu mengangkat komoditas yang berasal dari Gunungkidul,”katanya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA