Sepi Karena Dampak PPKM, Blantik Hewan Pilih Jual Sapi Secara Online

Panggang,(suara-gunungkidul.com)–Akibat adanya Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat membuat beberapa pedagang mengalihkan penjualan hewan Kurban melalui online.

Sunyoto seorang pedagang sapi Kurban warga Padukuhan Padem, Kalurahan Girikarto, Kapanewon Panggang menjelaskan, sejak adanya peraturan PPKM Darurat mulai tanggal 03 Juli kemarin, dirinya lebih banyak menjual dagangannya lewat online.
Karena pasar yang selama ini dia kunjungi pun tak luput menjadi imbas karena adanya penyekatan .

“Kemarin itu juga sempat ke pasar Siyono, tetapi pengunjungnya dibatasi sehingga tak bisa menjual banyak,” katanya Jum’at (09/07/2021).

Sunyoto menambahkan, sejak itu kemudian lebih banyak melakukan jual beli lewat media sosial WA dan Facebook.
Namun demikian walaupun didalam transaksi jual beli di onine, dirinya tetap menginginkan pembeli agar datang langsung untuk melihat langsung. Hal ini untuk mengantisipasi ketika nanti pembeli tidak cocok dengan sapi yang seperti difoto.

“Misalnya nanti pembeli sudah suka dan cocok, itupun nanti juga tetap saya suruh melihat langsung, karena kadang yang difoto sama kenyataan berbeda besar kecilnya. Ada yang sapi kecil kelihatan besar kalau difoto,” jelasnya.

Selain itu Sunyoto menyebutkan, sampai hari ini dia bisa menjual sapi Kurban 16 ekor. Itu semua lewat online.
Dan kebanyakan pembeli berasal dari Yogyakarta dan sekitarnya.

“Alhamdulillah, walaupun lewat online, tapi jumlah sapi yang bisa saya jual tidak lebih jauh dengan tahun kemarin,” pungkasnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA

banner8