Kalurahan Plembutan Dapat Bantuan Kedelai Dengan Luas Tanam 55 Hektar

Playen, (suara-gunungkidul.com)–Sejumlah petani dan kelompok tani Kalurahan Plembutan, Kepanewon Playen mendapatkam bantuan pengembangan benih kedelai dari Pemerintah pusat melalui Kementrian Pertanian. Kedelai tersebut bakal ditanam di lahan hutan kemasyarakatan, lahan kelompol tani dan lahan pekarangan.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul Bambang Wisnu Broto menjelaskan bahwa, saat ini pemerintah melalui Kementan RI sedang berupaya menggerakan penanaman kedelai. Hal tersrbut sesuai arahan Presiden Jokowi dalam rangka antisipasi kelangkaan kedelai lantaran adanya ketergantungan impor.

“Tentunya hal ini membutuhkan kerja bersama agar para petani juga mendukung peningkatan luas tanam kedelai. Kedelai yang ditanam dengan rincian kelompok tani 20 Hektar, 15 Hektar ditanam di lahan Baon (Hutan Kemasyarakatan) dan 5 Hektar ditanam di lahan pekarangan petani,”kata Bambang.

Dia menambahkan, pemerintah pusat mempunyai sasaran pengembangan kedelai seluas 500,000 Hektar pada tahun 2021. Untuk Kabupaten Gunungkidul sendiri ditargetkan luas tambah tanam kedele 3000 hektar dan akan ditambah lagi untuk musim tanam berikutnya.

“Khusus pengembanga,
poktan yang ingin menanam kedelai boleh mengajukan bantuan pemerintah 2 kali atau 2 musim dalam satu tahun. Musim tanam kedua ini telah tanam kedelai kemudian panen serta akan diajukan penanaman kedelai di musim ketiga diperbolehkan,”imbuhnya.

Menurut Bambang, diharapkan nantinya semua dapat panen dan mencapai target produksi sebesar 5.600 ton kedelai wose pada tahun 2021. Panen tersebut baik dari hasil produksi swadaya petani maupun bantuan pemerintah.

“Momentum harga jual kedelai yang bagus dapat memacu semangat petani untuk menanam kedelai, “imbuhnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA