Gunungkidul Panen Kacang Tanah, Kepanewon Tanjungsari Paling Luas

Wonosari, (suara-gunungkidul.com)–Para petani di Kabupaten Gunungkidul melakukan panen tanaman palawija salah satunya adalah kacanag tanah. Panen diperkirakan akan selesai pada awal bulan Februari 2021, Kepanewon Tanjungsari menjadi lokasi panen komoditas kacang tanah paling luas diantara wilayah lainnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul Bambang Wisnu Broto mengatakan bahwa, musim panen diperkirakan terjadi lebih awal. Hal ini disebabkan musim hujan pertama tahun 2020 – 2021 maju dan tidak seperti tahun tahun sebelumnya.

“Komoditas kacang tanah telah panen 963 Hektar, hampir seluruh Kapanewon mulai panen kacang tanah. Sementara lokasi paling luas ada di Kapanewon Tanjungsari yakni 265 Hektar, Kapanewon Girisubo 209 Hektar dan Kapanewon Tepus 176 Hektar, “kata Bambang, Senin (18/01/2021).

Menurut Bambang, jumlah luasan dan masa panen itu diperolehnya dari data dari monitoring di lapangan yang diperolehnya dan laporan para petugas pertanian. Walaupun saat ini masih terjadi pandemi Covid-19 namun dia berharap para petani tetap produktif menghasilkan pangan.

“Khususnya kacang tanah akan selesai panen pada akhir Januari hingga awal bulan Februari 2021,”katanya.

Terpisah Petugas Pertanian Kapanewon Tepus Usmandoyo mengatakan, pihaknya mengambil sample ubinan bersama pada panen kacang tanah dengan poktan Sedyo Makmur, Kalurahan Purwadadi, Kepanewon Tepus. Dari hasil ubinan tersebut didapat 3,07 kg polong per ubin dan 3,01 kg polong per ubin.

“Jika dikonversikan maka didapat kurang lebih 4,8 ton polong basah kacang tanah per hektar, atau 1,53 ton wose kering kacang tanah,”terangnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA