Diguyur Hujan, 23 Hektare Tanaman Tembakau Gagal Panen.

Purwosari,(suara-gunungkidul.com—Petani tembakau di Kalurahan Giritirto, Kapanewon Purwosari harus menelan kerugian hingga Puluhan juta rupiah. Karena beberapa hari terakhir hujan mengguyur wilayah Kapanewon Purwosari sehingga mengakibatkan tanaman tembakau milik petani setempat sebagian mati.

Jadi alias Tondo salah seorang petani tembakau mengaku, dirinya merugi hingga puluhan juta rupiah karena tembakau yang ia tanam di guyur hujan deras beberapa hari yang lalu yang mengakibatkan tanaman tembakau miliknya layu.

“Terlalu banyak air jadi jadi layu semua, bahkan sebagian sudah mati,”ungkapnya, Minggu (20/06/2021)

Akibat hujan yang mengguyur di wilayah tersebut Tondo mengalami kerugian 10 juta rupiah karena tanaman tembakau yang ia tanam gagal panen.

“Kalau di hitung hitung ada sepuluh juta kerugian saya,”katanya.

Sementara itu Lurah Giritirto Haryono saat di konfirmasi membenarkan jika para petani di wilayahnya mengalami gagal panen.
Menurut Haryono sekitar 23 Hektare tanaman tembakau mengalami gagal panen karena diguyur hujan beberapa hari terakhir.

“Ini adalah duka bagi para petani tembakau, tanaman yang sudah berumur 1,5 bulan itu pun gagal panen karena terlalu banyak kadar airnya sehingga tanaman tembakau tidak tahan air dan mengalami layu dan mati,”imbuhnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA

banner8