banner1
banner2
banner3
banner4
banner5
banner6
banner7
banner9
banner10
banner11

Warga 2 Dusun Adakan Upacara Adat Babat Dalan Alas Gebangkoro

Purwosari,(suara-gunungkidul.com)–Warga Padukuhan Temon dan Padukuhan Karangnongko, Kalurahan Giripurwo, Kapanewon Purwosari lakukan upacara adat tradisi Babat dalan dan kenduri di Pertapan Gebangkoro di kawasan Pantai Bekah Padukuhan Temon, Kalurahan Giripurwo, Kapanewon Purwosari pada Jum’at (18/06/2021).
Kegiatan tersebut rutin mereka lakukan tiap tahun sekali.

Letak pertapan Gebangkoro sendiri berada di sebelah Timur Pantai bekah.
Warga ataupun Masyarakat yang ingin ketempat tersebut harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 2 kilometer.

Menurut Tumijan kepala Dukuh Temon , Babad dalan alas Gebangkoro adalah tradisi turun temurun dari nenek moyang. Selain mengadakan Babad jalan,warga juga melakukan kenduri di Pertapan Gebangkoro.

Pertapan Gebangkoro dipercaya warga sebagai tempat yang masih sakral, dimana di sekitar wilayah tersebut dilarang untuk melakukan hal hal yang tidak baik.
Selain itu, tempat itu juga dipercaya masyarakat sebagai tempat meminta berkah.
Menurut Tumijan, sudah ada kejadian di tahun 1982,ketika itu ada warga dari luar daerah datang ke tempat pertapan. Niatnya jelek sehingga dalam perjalanan pulang orang tersebut sakit dan setelah sampai dirumah meninggal dunia.

“Itulah sebabnya kenapa tempat ini sangat sakral,” Ungkapnya.

Namun ada juga warga yang melakukan ritual di pertapan meminta berkah agar dikabulkan permintaan dan keinginannya.

Setelah melakukan Babad dalan kemudian warga di dua Padukuhan tersebut melakukan Adat tradisi dengan mengadakan kenduri.
Setelah di adakan kenduri kemudian warga melakukan makan bareng di tempat pertapan Gebangkoro.

“Ini rutin kami lakukan setahun sekali dan biasanya di bulan Mei hari Jum’at Kliwon, namun ini mundur karena bulan Mei kemarin masih di bulan puasa, jadi kita sepakati untuk melaksanakan hari ini” Pungkasnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA