Puluhan Tahun Mardi Bertahan Menjadi Pengrajin Gamelan

Playen,(suara-gunungkidul.com)–Ditengah sulitnya ekonomi ditengah merebaknya Virus Corona masih ada warga yang masih menekuni profesinya sebagai pengrajin Gamelan.

Mardi (68) salah seorang warga Padukuhan Playen, Kalurahan Playen, Kapanewon Playen , telah puluhan tahun jadi pengrajin Gamelan.

Diusianya yang sudah lanjut usia dia masih mampu membuat Gamelan.
Menurut mardi, profesi yang ditekuni sudah sejak tahun 1996.
Dan sejak tahun tersebut sudah beberapa Gamelan yang sudah Mardi buat.
Dari hasil buatannya kemudian Mardi memasarkannya lewat media On line, dan menjual Gamelan tersebut dengan mematok harga 50 juta rupiah untuk Satu Pasang atau satu “Pangkon”.

” Saya lupa,,sudah berapa yang saya buat sejak itu, tapi saya menjual satu Pangkon terdiri dari Pelog dan Slendro itu saya jual 50 juta,”ujarnya Selasa (06/07/2021).

Mardi menyebutkan, dirinya membuat Gamelan Satu “Pangkon” Tersebut selama 8 bulan.
Dan bahan yang di gunakan adalah besi dan Plat.
Dan saat ini masih ada 1 set Gamelan yaitu Pelog Slendro yang akan dijual.
Karena masa Pandemi Mardi mematok harga lebih murah dari biasanya.

“Yang ini mau saya jual 35 juta nego, ini karena korona, kalau biasanya ya 50 juta,” Pungkasnya.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA