IMG_20220813_081313_copy_715x315
IMG_20220814_231753_copy_715x315
IMG_20220814_222054_copy_715x315
IMG_20220815_001804_copy_715x315
IMG_20220819_075457_copy_715x315

Diharapkan Kembali Hidup, Komunitas Resan Gunungkidul Bersihkan Sumber Mata Air Dawe,

Playen, (suara-gunungkidul.com)–Guna memperingati hari Lingkungan Hidup yang jatuh pada Sabtu tanggal 5 Juni 2021, warga masyarakat dan unsur Pemerintahan Kapanewon Playen menggelar aksi membersihkan sumber mata air Dawe yang terletak di wilayah Padukuhan Sumberejo, Kalurahan Ngawu, Sabtu (05/06/2021). Kegiatan ini diinisiasi oleh pegiat lingkungan komunitas Resan Kabupaten Gunungkidul.

Sejumlah Pemuda yang mengatasnamakan Papeda (Paguyuban Pemuda Dawe) ikut dalam aksi pembersihan sumber air yang terletak persis di dekat sungai ini. Sumber air Dawe mempunyai tiga titik mata air yang seluruhnya mengalami pendangkalan atau tertutup lumpur tanah.

Ketua Paguyupan Pemuda Dawe Dono (51) membeberkan bahwa, sumber air Dawe dulunya digunakan oleh warga masyarakat untuk kebutuhan air sehari – hari. Didekat sumber terdapat pohon Klumpit yang besar. Namun demikian pohon tersebut telah tumbang sebelum adanya PAM.

“Masyarakat di sekitar sini menggunakan air dari sumber Dawe untuk kebutuhan keseharian mereka,” terangnya Senin (07/06/2021).

Kapolsek Playen, AKP Hajar Wahyudi yang ikut hadir dan menyampaikan, kegiatan ini adalah sebagai salah satu bentuk dari kepedulian Polsek Playen terhadap pentingnya melestarikan sumber air yang ada untuk mencukupi kebutuhan masyarakat, terutama untuk pertanian.

“Kami menerjunkan 13 anggota Babinkantibmas untuk ikut membantu, ini salah satu bentuk kepedulian kami akan pentingnya melestarikan sumber sumber air,” terang Hajar.

Ide kegiatan ini berawal dari ajakan Komunitas Resan Gunungkidul, untuk melibatkan Forkompinka Kapanewon Playen.

“Kami berharap kegiatan ini bisa rutin dilakukan, karena banyak mata air di wilayah Kapanewon Playen yang tertutup atau mati, padahal jika dirawat masih bisa difungsikan, walau tidak untuk kebutuhan sehari hari, paling tidak bisa untuk mengairi lahan pertanian,” lanjut Hajar.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA