IMG-20220426-WA0025
507d7483
rino 2
jepitu
sidoharjo
kemadang
20220420_092859_0000_copy_1004x364
jpg_20220417_122805_0000_copy_1004x364
bal
jumiran
jpg_20220424_111119_0000_copy_1600x900
20220425_203738_0000_copy_1600x900_copy_1024x364
IMG-20220427-WA0025
IMG-20220429-WA0003_copy_1600x900
iklan

Berharap Ada Kelonggaran Bagi Pelaku Seni, Forum Campursari Gunungkidul Temui Bupati

Wonosari,(suara-gunungkidul.com)—Perwakilan Forum Pengurus Campursari Gunungkidul temui bupati H.Sunaryanta. Agenda pertemuan tersebut membahas tentang kondisi campursari saat ini di Gunungkidul yang semakin terdampak karena pandemi dan kebijakan pemerintah pelaksanaan PPKM. Audiensi diterima langsung oleh Bupati di Ruang Rapat, Senin (12/10).

Ketua paguyuban campursari Gunungkidul Subiyanto di depan Bupati mengatakan bahwa pandemi yang hampir berlangsung 2 tahun dan kebijakan PPKM pemerintah seakan mematikan gerak Campursari, meski menyadari tidak hanya sektor pelaku seni budaya campursari yang kehilangan pemasukan tetapi sektor lain pun terdampak.

“Melihat perkembangan covid yang semakin mereda dan kondisi lapangan setidaknya ada harapan kebijakan pemerintah kabupaten melalui bupati dengan memberikan kelonggaran kepada pelaku seni melakukan kegiatan pentas dengan tetap menerapkan SOP protokol kesehatan,” ungkapnya

Hal itu juga di kuatkan Ketua forum campursari sudarto bahwa ada harapan besar kebijakan dari Bupati terkait dengan nasib para pelaku seni yang memang hanya memiliki keahlian itu saja. Sudarto berharap ada upaya dan dukungan pemerintah melalui berbagai dinas dengan memberikan bekal tambahan maupun pelatihan sehinga pelaku seni memiliki keahlian bidang lainya sebagai bekal dalam mencari penghasilan selain mengandalkan dari bidang seni.

 

Sementara dari Dinas kebudayaan dihadiri Sekretaris Dinas Drs.Agus Mantara yang dalam kesempatan tersebut menyampaiakan bahwa  di bidang kesenian dalam waktu dekat akan menyelenggarakan Festival campurasari di bulan Oktober, hal ini dilakukan sebagai bagian dari pemberdayaan campursari Gunungkidul.
 

Menanggapi hal tersebut Bupati H.Sunaryanta tetap mengapresiasi peran dan keberadaan eksistensi grup Campursari di Gunungkidul. Untuk memberikan kelonggaran tentu bupati tetap mengacu pada keputusan pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten hanya sebatas melaksanakan kebijakan tersebut. Memang tidak semudah seperti yang di harapkan untuk membuat keputusan pengambilan kebijakan harus melalui proses dan koordinasi dengan berbagai pihak dan forkopimda sehingga jangan sampai ada yang di salahkan.

“Yakinlah dan bersabar, ini tidak akan lama,” kata Bupati.

Mendampingi Bupati dalam audiensi tersebut Plt Kepala Dinas Pariwisata Asisten I Dra.Siwi.Iriyanyi,MA, Sekdin Kebudayaan Drs.Agus Mantara, M.M

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

BACA JUGA